Habib Zaid bin Yahya: Gunung Uhud Bergetar ketika Memandang Rasul No ratings yet.

Nahdliyin.id, Pekalongan – Bila ada orang yang mengatakan peringatan maulid (kelahiran) Nabi Muhammad SAW adalah hal yang terlarang, maka ada baiknya orang tersebut membuka Al-Quran. Al-Quran banyak sekali menyebutkan kisah maulid para nabi.

“Bagaimana Allah menceritakan dalam Al-Quran tentang kelahiran Nabi Isa dan Yahya. Bahkan, Nabi sendiri juga memperingati hari kelahirannya, dengan mengatakan aku berpuasa pada hari Senin, karena pada hari ini aku dilahirkan,” terang Habib Zaid bin Yahya, pada acara peringatan Maulid Nabi di Gedung Kanzus Sholawat, Pekalongan, Ahad (24/12).

Lebih lanjut diterangkan ulama dari Hadramaut Yaman itu, kebahagiaan dan keberkahan dengan diadakannya acara maulid nabi tidak hanya dirasakan warga Pekalongan, tetapi juga menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Zaid menjelaskan betapa kemuliaan yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Kemuliaan tersebut terpancar dari akhlak yang dimiliki oleh Rasulullah.

“Allah berfirman, ‘Telah Kusempurnakan agamamu.’ Lalu dari mana kesempurnaan dan kemuliaan agama tersebut? Kita dapatkan itu semua dari junjungan besar Rasulullah SAW. Nabi tidak mendapatkan kemuliaan, kecuali karena kesempurnaan akhlak beliau,” kata Habib Zaid.

Akhlak nabi tidak terbatas kepada manusia semata, tetapi juga terhadap seluruh makhluk, sehingga seluruh makhluk pun cinta kepadanya. “Bagaimana batu hingga uluk salam kepada beliau. Gunung Uhud bergetar ketika memandang Rasul, dan pelapah kurma merintih merindukannya,” ungkapnya
Sumber: Nu.or.id

Please rate this

About Muhammad Hasan Bahtiar 606 Articles
Moderator

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.